mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Usai Lakukan Tugas Liputan, Seorang Wartawan di Sukabumi Dianiaya Orang Tak Di Kenal


SUKABUMI, tangrayanews.com
Penganiayaan disertai kekerasan kembali terjadi, kali ini dialami seorang wartawan yang sedang melakukan peliputan.
Insiden penganiayaan ini terjadi di wilayah  kecamatan curug kembar, kabupaten sukabumi  jawa barat, pada Senin 28/10/2024 sekitar  pukul 16:00 WIB.

Diketahui keanggotaan wartawan yang mengalami Kekerasan tersebut berinisial IN (Korban), berusia sekitar 45 tahun yang  merupakan seorang insan wartawan media cetak dan online yang memposisikan diri sebagai kepala biro (Kabiro) majalah cetak dan online suara metropol news di kewilayahan kabupaten sukabumi jawa barat.

Dilansir dari pemberitaan media cetak dan online suara metropol news, Penganiayaan terjadi saat korban sedang melakukan kegiatan tugas kejurnalisannya di acara open turnamen bola volly guna untuk  memeriahkan hari 28 oktober yang dikenal dengan sumpah pemuda di kecamatan curug Kembar Kabupaten Sukabumi tersebut.

Menurut korban, penganiayaan dilakukan pada saat dirinya sedang berjalan kaki menuju kantor kecamatan, setelah usai melakukan kegiatan liputan turnamen tersebut, ketika IN  keluar menuju polsek curug kembar, secara spontanitas IN dihadang oleh dua orang tak dikenal dan meminta uang dengan jumlah Rp 1,500.000,00 (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) kepada IN.Namun Naas, bentrokan fisikpun tak terhindarkan, kedua orang tersebut langsung menghantam dan menganiaya IN hingga luka parah di bagian pelipis kelopak matanya.

Ketika di wawancarai melalui Ponsel celullernya, IN menjelaskan bahwa kejadian penganiayaan yang dialami dirinya kepada insan wartawan seprofesinya.

“Saya terkejut, sedang berjalan dari kantor kecamatan menuju polsek, tiba-tiba dua orang menghadang saya dan nanyain soal duit satu juta setengah.lalu saya di pukul di piting sampe saya berdarah di wajah saya sampe luka parah ,benjol-benjol sampe biru di kelopak mata saya dan berasa sakit di kepala saya karena di pukul terus menerus”, Jelasnya kepada insan pers.

Tidak cukup sampai disitu, salah satu  seorang dari kedua pelaku penganiayaan tersebut memiting leher korban hingga tak berdaya. Merasa dirinya terancam korban pun berontak membabi buta untuk melepaskan dirinya dari pitingan pelaku tersebut. Hal itu dilakukan ketika pada saat teman rekan pelaku penganiaya itu mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis golok untuk dihantamkan kepada IN selaku korbannya.

“Saya berontak dan bisa lolos pada saat di piting karena saya liat temannya ngeluarin  golok, terus saya lari ke polsek dalam  keadaan luka berdarah darah sambil berteriak meminta bantuan pertolongan,dan  kemudian saya bergegas untuk melaporkan kejadian ini ke polsek setempat”,ucapnya dengan nada tertatih-tatih.

Dari peristiwa tersebut, satu dari pelaku penganiaya di amankan berikut Senjata Tajam oleh petugas Polsek Curug Kembar, namun satu orang penganiaya Berhasil melarikan diri.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Polisi sudah mengantungi nama dan identitas pelaku penganiaya yang diduga kuat berinisial AI dan Y untuk di proses lebih lanjut.

Rhm/MLky

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f