mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Sinergi Kakorlantas dan Menhub Pastikan Kelancaran Hari Pertama Operasi Ketupat 2025


JAKARTA, tangrayanews.com
Dalam upaya memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik pada hari pertama Operasi Ketupat 2025, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono, dan Direktur Utama ASDP Heru Widodo melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik strategis. Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan operasi serta memberikan solusi atas potensi kendala yang dihadapi oleh para pemudik.

Menteri Perhubungan Dudy memulai peninjauan dari Rest Area KM 13.5A Tol Jakarta-Merak pada Minggu malam, 23 Maret 2025. Dari titik tersebut, ia bersama Kakorlantas Polri, Dirut Jasa Raharja, dan Dirut ASDP melanjutkan pemantauan langsung di kawasan Pelabuhan Merak, sebuah lokasi yang dianggap sebagai titik krusial dalam arus mudik, menghubungkan Jawa dengan Sumatera melalui jalur laut.

Kakorlantas menegaskan pentingnya peninjauan bersama ini untuk memastikan bahwa arus mudik dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan bagi para pemudik.

“Pada hari pertama Operasi Ketupat 2025, kami memastikan kelancaran perjalanan pemudik sehingga mereka dapat menikmati pengalaman mudik yang aman dan nyaman,” tutur Irjen Agus Suryonugroho, Senin, 24/03/ 2025.

Agus menambahkan bahwa,Pemantauan tidak hanya dilakukan di Pelabuhan Merak tetapi juga diperluas hingga Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) yang berlokasi di Bojonegara, Serang, Banten.

“Pemantauan intensif ini berlangsung hingga Senin dini hari, tepatnya pukul 03.00 WIB, guna memastikan seluruh aspek operasional di hari pertama berjalan sesuai dengan perencanaan,” tutupnya

Dari hasil pengamatan di lapangan, jumlah kendaraan pemudik yang melintasi Pelabuhan Merak menuju Bakauheni menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada H-10 Lebaran tahun 2025, tercatat sebanyak 9.167 kendaraan, mengalami kenaikan 14,7 persen atau 1.181 kendaraan dari periode yang sama di tahun 2024 sebanyak 7.986 kendaraan. Peningkatan lebih tajam terpantau pada H-9 dengan total 12.347 kendaraan, naik hingga 82 persen atau 5.565 kendaraan dari tahun sebelumnya sebanyak 6.782 kendaraan.

Situasi di Pelabuhan BBJ juga dilaporkan terkendali dan lancar. Untuk mendukung peningkatan arus mudik, jumlah kapal operasional di Dermaga BBJ ditingkatkan dari semula 6 kapal menjadi 10 kapal per hari, yang melayani rute BBJ Muara Pilu.

Keberhasilan pengelolaan arus mudik ini tidak terlepas dari sinergi antara institusi pemerintah, pihak kepolisian, operator pelabuhan, dan mitra-mitra terkait lainnya. Pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 diharapkan menjadi model dalam meningkatkan kualitas layanan publik selama periode mudik, sekaligus mengurangi potensi risiko keselamatan yang biasa terjadi akibat lonjakan volume perjalanan.

Peninjauan kolaboratif ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas terbaik bagi para pemudik dan memastikan bahwa seluruh proses pengaturan mudik berjalan efisien. Dengan koordinasi intensif seperti ini, Operasi Ketupat 2025 diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi momentum untuk meningkatkan sistem transportasi dan lalu lintas di Indonesia.

Rhm

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f