Na’as,,Pengendara Motor Tersangkut Kabel Optik Saat Melintas di Pertigaan Lampu Merah Pelangi Buaran Indah

Tangerang, tangrayanews.com
Sungguh mengerikan, Kecelakaan terjadi di pertigaan lampu.merah pelangi JL KH. Hasyim Azhari Kel, Buaran Indah Kota Tangerang., Ketika seorang pria bernama Sangsang (40) yang tinggal di Jalan Kali Royal, mengalami patah tulang pada tangan kanannya setelah motor PCX yang dikendarainya tersangkut Juntaian kabel optik di tengah jalan raya pertigaan.
Insiden ini terjadi pada pukul 22:00 WIB,saat Sangsang tengah mengendarai kendaraanmya dari arah Tangerang Kota.Tiba-tiba motor yang dikendarainya mendadak oleng karena tersangkut kabel optik yang menjuntai di Jalan KH. Hasyim Azhari Buaran Indah, Kota Tangerang, akhirnya Kecelakan mengerikan pun tak terhindarkan. Kabel Optik yang menyebabkan penggunan jalan yang lainnya ikut terganggu , dari arah yang bersamaan, motor pengendara lain tersenggol kendaraan Sangsang (40) terpental hingga 30 meter dan terjatuh mengalami patah tulang.
Lebih malangnya lagi, setelah terjatuh, motornya pengendara lain pun bertersenggol oleh kendaraan lain yang melaju dari arah Cikokol tersebut, mengakibatkan tangan kanan Sangsang mengalami patah tulang. Kini korban di bawa ke Rumah Sakit terdekat,untuk ditangani secara medis.
Kabel optik yang menyebabkan kecelakaan ini, sebelumnya tersangkut Truck Container Box (truk) yang melintas di jalan Raya Hasyim Azhari, Buaran Indah Kota Tangerang tersebut beberapa waktu sebelumnya, namun hingga kejadian, tidak ada kesigapan tentang adanya perbaikan yang dilakukan oleh pihak PT tersebut. Bahkan Warga setempat telah berulang kali melaporkan kondisi kabel yang berbahaya ini, namun belum ada tindakan dari pihak PT kabel optik tersebut.
Dengan Kondisi tidak berpungsinya rambu-rambu lalu lintas di titik lokasi, melainkan hanya lampu kuningnya saja yang terus menyala, sehingga menciptakan tingginya tingkat risiko bagi pengguna jalan.
Medengar Kejadian ini Istri korban langsung bergegas untuk melihat sang pujaan hati, setibanya di lokasi kejadia, saat melihat suaminya tergeletak di tengah jalan, spontan istri korban teriak histeris saat sangsang (suaminya) terkapar di tengah jalan, tak dapat disembunyikan lagi kesedihannya saat melihat suaminya terbaring kesakitan di tengah jalan.
“Saya sangat terpukul melihat suami saya mengalami kejadian ini, bagaimana mungkin kabel ini dibiarkan begitu saja. Ini benar-benar kelalaian yang sangat fatal,” ujarnya dengan menangis terseduh pada selasa. 6 Agustus 2024.
Warga yang menjadi saksi mata mengungkapkan kekesalannya terhadap insiden ini, “Kami sudah berupaya berkali-kali untuk melaporkan kondisi kabel ini, tapi tidak ada tindakan yang diambil. Sekarang, lihat akibatnya, seseorang harus mengalami cedera serius. Ini tidak bisa dibiarkan.” Ucap warga yang enggan di ketahui inisialnya.
Ketua Badan Penelitian Aset Negara (BPAN), H. Muhdi, dengan tegas meminta pertanggungjawaban dari pemerintah kota dan pihak provider kabel optik tersebut.
“Ini bukan sekadar kelalaian, ini adalah bentuk nyata pengabaian yang bisa berakibat fatal. Pemerintah kota dan pihak provider optik harus segera bertanggung jawab atas kejadian ini. Mereka harus mengambil tindakan cepat untuk memperbaiki kabel yang semrawut ini dan memastikan keselamatan pengguna jalan. Ini adalah peringatan keras bagi semua pihak agar tidak mengabaikan infrastruktur yang bisa membahayakan nyawa masyarakat,” tegasnya. Saat dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler.
Peristiwa ini mengingatkan kita semua akan pentingnya tanggung jawab dalam pemeliharaan infrastruktur jalan, agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Red